skip to main | skip to sidebar

About me

My Photo
ratu
Ratu = Queen = 여왕 find me on: 1. Facebook Page: http://facebook.com/page/RatuLubis 2. Twitter: http://twitter.com/ratulubis 3. Instagram: http://instagram.com/ratulubis 4. Youtube: http://youtube.com/user/raatuti
View my complete profile

Archivo del blog

  • ► 2014 (6)
    • ► October (1)
    • ► September (5)
  • ▼ 2012 (3)
    • ▼ August (1)
      • Setelah Sekian Lama Lumutan....
    • ► February (2)
      • KEEP CALM AND #prayfornewnovel
      • Start Afresh!
  • ► 2010 (6)
    • ► July (1)
    • ► June (1)
    • ► May (1)
    • ► February (1)
    • ► January (2)
  • ► 2009 (49)
    • ► December (1)
    • ► November (6)
    • ► October (2)
    • ► September (2)
    • ► August (4)
    • ► July (7)
    • ► June (5)
    • ► May (10)
    • ► April (9)
    • ► January (3)
  • ► 2008 (1)
    • ► December (1)

Followers

Pages

  • Find me on Facebook
  • Find me on Twitter
  • Find me on Youtube
  • Find me on Soundcloud.com

Labels

  • beauty
  • bite
  • buxom
  • club clio
  • competition
  • for youth info
  • haul
  • Hidup Di Korea
  • Korean Brand
  • makeup forever
  • marc jacobs
  • nars
  • pengalaman
  • ratu's best
  • ratu's crazy experience
  • Ratu's disappointed
  • ratu's holiday
  • ratu's interesting experience
  • sephora
  • short stories
  • smashbox
  • tarte
  • urban decay

Singing Queen

All about Music, Beauty, & Travel

07 August 2012

Setelah Sekian Lama Lumutan....

Halo temen-temen yang masih dengan setia ngebaca blog ini, meskipun yang ngurusin blog ini (baca: gue) udah nyaris ga peduli sama blog ini dikarenakan semakin banyaknya jejarin sosial yang bisa ngebuat gue mengungkapkan apa yang ada di otak gue seketika itu juga (baca: twitter). Tapi gue tersadar akan keberadaan blog ini dari twitter gue sendiri. Gue baru sadar adanya blog ini begitu ngeliat gue masukin link blog ini di profil twitter gue itu. 헐~
Gue langsung berpikir untuk nge-post ASAP tapi ide di otak gue mentok banget karena mood nulis gue itu sangat bertepatan dengan  수강 신청 (pendaftaran jadwal matak kuliah). Kemudian gue ngeliat-liat posting yang ada di dratf blog gue, dan menemukan sebuah pertanyaan yang terjawab dengan kehidupan merantau gue di negeri orang.
Beginilah kira-kira isi postingan yang ke-pending itu:


Haloooooo!

Udah lama banget deh gue ga posting di blog gue yang semakin ga keurus karena udah kelas tiga sma. Hmmmm. Gue akan berusaha tetep posting lah setidaknya. Biar ada kerjaan diwaktu senggang yang semakin sempit haha.

Hmmm posting terakhir gue rada ga penting. Hmmm Gue mau ngelanjutin cerita tentang hidup aja apa ya? Hahaha.

Sejak kelas tiga pola hidup gue mau ga mau jadi berubah. Semales-malesnya gue belajar, gue jadi kebawa atmosfer kelas yang isinya anak pinter semua. Yang tadinya gue merasa cukup pinter, sekarang jadi agak pinter, terus lama-lama jadi ngerasa kurang pinter. Dan sekarang.... nggak pinter. Oke, grafik hidup gue semakin menurun dari kejayaan hahaha (berasa bangsa yang diatas angin gue). Tapi setidaknya itu yang bikin gue survive sampe sekarang di kelas untuk tetep belajar walaupun usaha gue mungkin gak se-getol temen-temen gue yang pinternya pada kuadrat (bahkan pangkat sejuta).

Dan entahlah setiap gue belajar, gue ngerasa punya keinginan untuk maju yang sangat tinggi. Tapi setiap gue menghadapi ujian, apapun itu bentuknya, gue selalu menghadapi kegagalan. Nilai gue yang cuma berkutat di do-re-mi-fa-sol membuat gue super-duper down. Gue ngerasa belajar gak belajar bahkan gak ada bedanya. Sama-sama dapet nilai jelek. Hmmmm. Ditambah dengan tuntutan sekolah yang memang dari tahun ke tahun grafiknya naik terus. Gak mungkin juga gue turun sendiri. Bisa-bisa bikin malu sekolah. Kesel gak sih? Gue sering bertanya ke diri gue sendiri, "Ini gue yang bego, apa memang materinya yang gila?" Tapi semua temen-temen gue berhasil melewati ini semua dengan nilai yang lumayan (meski ga bagus-bagus banget, tapi mereka di atas gue). Itulah puncaknya gue depresi dengan sekolah.

Gue punya keyakinan di diri gue, gue punya kemampuan. Tapi gue gak bisa nunjukin ke orang banyak kalo, "ini loh gue. lo semua punya anggapan salah tentang diri gue". Dibilang mau sombong juga, gue rasa enggak. Itu teramat wajar, ketika lo mau nunjukin apa yang lo bisa. Tapi lagi-lagi gue membuat penyimpangan. Malah tambah jelek lah nilai gue -____-

Gue rajin ikutan bimbel seminggu tiga kali, dan pulang jam 9 malem sampe rumah, dengan hasil yang gak sesuai dengan usaha. Rasanya dunia ini gak adil, 아니 kenyataan yang sangat nggak adil. Try Out Inten sebulan sekali. Try Out sekolah udah dua kali. Belajar seperti orang gila. Mungkin belum bisa mengubah kenyataan. It's okay. Gue tertegun dalam tawa disaat semua temen-temen gue bisa tertawa lepas.

Dan puncak dari ke-down-an gue adalah hasil nilai rapot yang sangat gue anggep sebagai sampah. Gak sesuai dengan usaha gue. Gue jadi ngerasa tolol se-tolol tolol-nya. Hasil psikotes bertolak belakang dengan hasil rapot gue. Dan gue paling ga suka ada di paling akhir (itu sangat tersirat). Mungkin dengan gue refreshing selama seminggu ini gue bisa mengembalikan kejayaan gue yang dulu pernah ada. Bokap gue bilang, "Mungkin kamu terlalu menganggap beban belajar. Santai aja kak".


Begitulah isi draft-nya. Gue sih lupa persisnya kenapa gue gak jadi nge-post. Entah karena isinya lumayan memalukan atau koneksi internetnya lagi jelek. Gue udah menemukan ilham jawaban dari sebuah pertanyaan seorang ababil yang berusaha mencari pembenaran diri.

Dengan pembentukan pola pikir yang selalu mengatakan hal-hal negatif terhadap diri sendiri, maka kita akan menjadi seseorang sesuai dengan bentuk pola pikir diri kita sendiri.
Suka ngerasa gak sih temen-temen, tiba-tiba bilang ke diri sendiri, "Kok gue begini, ya? Kok gue begitu, ya?"

Padahal kita sebelumnya tidak memengelompokkan hal apa yang kita lakukan. Setelah membentuk sebuah pola pikir, kita menyadari hal itu, semakin kita menyadari kita melakukan kesalahan, kita langsung ber-statement kalo kita adalah orang yang memiliki habit melakukan hal itu. Akhirnya membentuk sebuah kebiasaan dan menjadikan kita bener-bener seperti 'pemikiran' itu.

Dari pengalaman yang gue dapatkan di negara orang lain itu, gue berusaha mengubah pola pikir kayak gitu, agak bisa menjadi pribadi yang lebih baik. Tentunya, sekarang gue masih dalam proses pembelajaran agar bisa menjadi individu yang baik. Menurut gue, penduduk lokal dari negara tempat gue tinggal selama kuliah, mereka hampir nggak pernah ber-negative thinking. Mungkin itu juga bisa menjadi "pemicu" kenapa negara mereka bisa jadi negara maju karena pola pikir masyarakatnya yang selalu berpikir hal-hal baik.

Sama halnya dengan kasus menyesali negara kita sendiri. Dengan begitu, kita gak perlu menyesali kenapa negara kita begini... kenapa negara kita begitu... karena dengan kita menciptakan pola pikir kayak gitu, secara nggak langsung kita seperti "nyumpahin" negara kita jadi seperti yang ada di pikiran kita... ;)

Cukup bagus? Cukup menjawab pertanyaan yang pernah terlontar di pikiran kalian? Atau malah jelek blenyek? Mohon di komen yah temen-temen ;)
By ratu waktu nge-post 8:26 PM 0 comments

22 February 2012

KEEP CALM AND #prayfornewnovel

Udah sekitar sebulan yang lalu gue menyusun ulang folder-folder yang super berantakan di laptop gue. Terus gue pindahin ke external harddisk 1 Tera Byte gue (ehemmm mau nyombong dulu, SATU TERA BYTE) Hahaha...

Soalnya udah sekian lama gue memang niat pengen beli hardy tapi gak kesampean-kesampean. Gue harus memberikan alasan yang logis supaya di "acc" sama 사랑하는 우리 부모님(orangtuaku tercinta) hehe.. Tadinya niat gue mau beli hardy dengan alasan mau meng-copy variety show Korea tereksis se-jagad raya, 런닝맨!! (Running Man) Jadi gue berdoa supaya laptop gue nge-hang untuk mempercepat proses pembelian hardy. Kun Fayakun!

Dan... laptop gue beneran hang. Sempet gabisa facebook-an selama 1 bulan dari laptop. Ternyata mendoakan hal yang buruk itu lebih cepat di ACC sama Tuhan (maka hati-hatilah dalam berdoa). Sejak saat itu, di setiap saat ada kesempatan ngomong nyerempet-nyerempet ke external harddisk pun selalu gue lakukan di depan bokap dan nyokap. Dan akhirnya terbeli juga hardy bermerk Toshiba SATU TERABYTE itu (bukan promosi, tapi niatnya nyombong hehe).

Lanjut!
Jadi setelah gue ngebeli si hardy SATU TERA itu, gue langsung menyusun ulang data-data yang ada di laptop gue, gue folder-folderin agar (sedikit) lebih rapi. Abis itu gue ngopy-ngopy video-video Korea dalam rangka belajar percakapan bahasa Korea (ngeles aja luh, Rat, kayak bajaj... -_-)

Tapi, dikala itu gue melupakan sesuatu yang super-duper-berharga gue kerjain selama gue SMA, yaitu novel gue yang panjangnya udah 100 halaman lebih yang berjudul Subjektivitas. Dan tau apa yang terjadi teman-teman? Novel itu terhapus. Ya. t-i-d-a-k--s-e-n-g-a-j-a--t-e-r-h-a-p-u-s! Wanna cry now :'(

Akhirnya, demi mengobati duka dan trauma gue yang mendalam akibat terhapusnya file yang gue susun susah payah selama hampir dua tahun, gue memutuskan untuk bangkit dari keterpurukan dalam berkarya di bidang literatur (bacot bet bahasa gue...-,-).

Sekarang gue sedang merampung Novel Baru yang baru gue kerjain sekitar 12 halaman. Sebelumnya gue bahkan beli buku yang bisa nyemangatin gue untuk bener-bener-namatin Novel gue kali ini.

Hmmm... ya... sejauh ini setiap kali gue buat novel, selalu mandek... :(

Tema yang gue ambil dari novel yang kali ini gue kerjain sih sebenernya gue banyak mendapat inspirasi dari drama-drama yang belakangan ini sering gue tonton (baca: drama korea). Juga gak jauh-jauh dari kehidupan yang ada di sekitar gue, terus gue adaptasi menjadi bentuk fiktif. Konsepnya sih tentang kehidupan mahasiswa di Korea. Berhubung gue sendiri baru ngalamin seucrit (masalah preparing) jadi gue hanya baru bisa merampung Awal Bab.Tapi gue berusaha menciptakan konsep yang jauh dari plagiat. Gue juga berharap di ending cerita novel gue ini nggak terlalu Ababil haha. Maka gue butuh ide dari kalian semua yang udah bersedia ngebaca post gue kali ini. Siapa tau nyambung dengan alur cerita yang lagi gue rampung. Tentunya ide dan kreativitas gue gak akan bisa berkembang dengan baik tanpa kritik dan masukan dari pembaca. Hehehe... thankyou :3



-끝-
By ratu waktu nge-post 8:32 AM 0 comments
kategori ratu's interesting experience

13 February 2012

Start Afresh!

Halo teman-teman! Sungguh gue akui kalo udah cukup (baca: sangat) lama gue nggak ngeposting hal yang penting di Blog gue yang sangat tercinta ini...


Biasalah yah... korban aplikasi ber-cicit-cuwit bernama Twitter! Salahkan pencipta twitter ya blogspot karena kayaknya ada SATU TAHUN LEBIH gue gak posting~~ hmmm -_-


Gue akan merangkum kegiatan selama gue gak posting di blog ini secara singkat oceh ;)


Selama gue gak posting banyak banget kejadian yang super maha dahsyat terjadi dalam hidup gue. Mulai dari pendewasaan pemikiran. Berubahnya prinsip pola berpikir gue. Dan berubahnya cita-cita gue dan sekarang gue udah berusaha berani ngambil segala keputusan di luar rencana gue, karena prinsip gue segala sesuatu yang tadinya kita inginkan belum tentu baik untuk langkah kita selanjutnya ;)


Gue sekarang lagi siap-siap untuk ngelanjutin studi gue di 경성대학교 (baca: Kyungsung Daehakgyo / Kyungsung University) di Busan, Korea Selatan. Dan sejauh ini alhamdulillah gue dapet 50% Scholarship. Semoga dengan berjalannya waktu gue kuliah, belajar gak ada hambatan dan beasiswa gue bisa semakin bertambah dan bisa mencapai di angka 100%, amin :))


Menurut rencana, gue berangkat tanggal 27 Februari 2012. Sebelum berangkat, tentunya gue harus mempersiapkan kemampuan bahasa Korea gue. Modal 안녕하세요 / Annyeonghaseyo (arti: Halo) aja gak cukup teman-teman. Paling enggak buat cewek kayak gue, kalo kita mau syoping-syoping disana kan harus bisa tawar-menawar, ye gak? Contohnya, kalo mau bilang, "Bang/Mbak, kurangin doooong..." harus bisa ngomong "아저씨/아줌마, 좀 깎아 주세요.. ( ahjussi/ajumma, jom kkakka juseyo)"... dan sebagainya.


Jadi sejak bulan Agustus 2011 sampe akhir Januari 2012 adalah waktu dimana gue mematangkan kemampuan bahasa gue. Yang ditargetkan sampai Level 3 atau Level 4 TOPIK (Test of Proficiency in Korean) atau bahasa Koreanya 한국어 능력 시험 (Hanguko Neungnyok Sihom). Setara dengan kemampuan bercakap-cakap dalam bahasa Korea secara aktif maupun pasif, juga mampu mengidentifikasi kalimat per kalimat dalam sebuah paragraf atau wacana. Kesimpulannya Level 3 atau Level 4 itu ibarat kata TOEFL PBT 500 gitu lah... hehehe


Kalo mau ditarik ke lubuk hati yang terdalam, bagi gue pribadi mungkin kemampuan Bahasa Korea pasif (ngedengerin orang Korean ngebacot) gue setara dengan Level 4, tapi kalo obrolan yang dipakai kedalam bahasa sehari-hari jelas gue pilih make yang Level 2 lah... lebih aman dan mudah digunakan. Selagi ada yang mudah, kenapa harus milih yang rempong? :p


Gue juga sempet ngambil SNMPTN Tertulis waktu itu. Dan alhamdulillah gue juga nyantol di Fakultas Pendidikan Seni Musik Universitas Negeri Jakarta. Sungguh beruntuk untuk ukuran anak yang udah nyaris gak niat ngikutin SNMPTN.... tapi gue keburu daftar ulang di UNJ. Jadinya, gue punya jaket UNJ (yang sampe detik ini belom sempet-sempet gue ambil ke Rawamangun sono) dan bisa dapet beasiswa ke Negeri K-POP Gingseng, Korea Selatan :D


Niat saya ke negeri itu bukan untuk ngelamar jadi artis SM Entertaiment atau JYP atau YG atau LOEN atau dan sebagainya.... CATAT ITU! hahaha... tapi jangan syok yah kalo tiba-tiba gue jadi personel girl band di sana.... mungkin itu hanya sebuah ke-khilafan gue... hmmm... -_-


Jadi, jangan kaget pula kalau-kalau nanti update dari Blog ini seputar Korea Selatan, sedikit melenceng ke K-POP dan sebagainya. Dan bagi teman-teman yang memiliki minat lumayan besar tentang Korea Selatan, bisa nanya-nanya ke gue via (tetep) klik disini twitter gue~ @ratulubis kalau butuh penjelasan super panjang nantinya akan gue coba muat di blog ini. Mungkin tentang perkuliahan (대학 생활 / daehak saenghwal) atau kehidupan di Korea (한국 생활 / hanguk saenghwal)... :D



이상!
By ratu waktu nge-post 3:50 AM 3 comments
kategori Hidup Di Korea, ratu's best, ratu's interesting experience
Newer Posts Older Posts Home
Subscribe to: Comments (Atom)

Blog Design by Gisele Jaquenod